Calon Siswa "Murung" Dianggap Telat Menyerahkan SKTM Oleh SMK Negeri

INDONESIASATU.CO.ID:

BANYUMAS - Salah satu seorang pendaftar calon siswa yang ber-inisial BS (16),mendaftar di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan 2 Negeri Banyumas,pada saat itu BS,belum sempat melengkapi Surat Keterangan Tidak Mampu yang ada cap Kecamatan tempat tinggalnya.Namun ketika sudah melengkapi SKTM,pada 6/07/2018,jum'at siang sekitar pukul 13:00 wib,dianggap sudah terlambat dan calon siswa tersebut terancam gagal diterima di SMK N 2 Banyumas.

Padahal sebelumnya dia sudah melengkapi SKTM yang diminta pihak Sekolah,tetapi SKTM yang hanya ada cap keterangan dari desa dianggap belum cukup untuk membuktikan bahwa SKTM tersebut asli,Sehingga BS mencoba melengkapi SKTM tersebut untuk mendapat cap dari kecamatan Banyumas,namun saat diserahkan SKTM yang ada Cap dari kecamatan Banyumas, dianggap sudah terlambat oleh panitia pendaftaran siswa baru.

Akibat keterlambatan menyerahkan SKTM ke pihak Sekolah,Calon siswa BS,yang NEM nya  sekitar (27) diduga dan Di Pastikan tidak diterima di SMK 2 Negeri Banyumas,tempat harapan ia diterima untuk bersekolah menuntut ilmu untuk masa depanya.Dengan berdalih sesuai aturan yang berlaku,pihak panitia pendaftaran siswa Baru tidak mau mengerti apapun alasan siswa karena keterlambatan menyerahkan SKTM.

"Ini adalah sistem dari pusat yang berlaku saat ini,dan sistem ini sudah berjalan selama 2 Tahun,kami hanya menjalankan tugas sesuai sistem yang ada sebagai panitia pendaftaran siswa Baru"ucap Wijayanto yang mengaku ketua panitia penerimaan siswa baru.(son). 

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita